Sabtu, 13 Februari 2016

Penjabat Bupati Tana Toraja H. Jufri Rahman Launching Penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH)

  • Makale—Penjabat Bupati Tana Toraja H. Jufri Rahman, meluncurkan Program Keluarga Harapan di Kabupaten Tana Toraja. Launching ditandai penyerahan dana PKH dari Kementerian Sosial RI kepada KSM (keluarga sangat miskin), Jumat (12/02).

    Prosesi penyerahan dilakukan di halaman Kantor Pos Makale, dihadiri Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Tana Toraja, Drs. Hesrim Siama’ dan Ketua UPPKH Kab.Tana Toraja, Drs. Mendila Randabunga. Tampak hadir dalam launching tersebut Kepala BPS Tana Toraja, Kepala Bappeda Kab.Tana Toraja, Ir. Yunus Sirante,M.Si., Camat Makale, Drs. Anthon Toding, MH, serta Para Lurah dan Kepala Lembang se-Kecamatan Makale.

    “Saya menyambut baik dan mendukung Program Keluarga Harapan ini. Program ini dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bidang pendidikan dan kesehatan,” ungkap Jufri.

    ditambakannya, “Kita patut berterima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah mengalokasikan PKH kepada KSM. Hendaknya program ini terus berkelanjutan, sehingga membantu daerah dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya.

    Jufri juga meminta agar pelaksanaan Program Keluarga Harapan berjalan sesuai dengan pedoman dari kementrian sosial, maka kepala SKPD terkait harus serius mendukung Program Keluarga Harapan, begitu juga peserta PKH harus aktif melaksanakan kewajiban memenuhi persyaratan kesehatan dan pendidikan. Semisal apabila ibu hamil rajin memeriksan kehamilannya 4 kali, anaknya yang balita diimunisasi lengkap, ditimbang berat badannya, anaknya yang berumur 7-21 tahun disekolahkan dan anaknya juga harus rajin mengikuti pelajaran di sekolah.

    “Karena saya yakin apabila kesadaran masyarakat penerima manfaat bantuan juga tinggi serta bersemangat untuk menjalankan perubahan kearah yang lebih baik, maka pelaksanaan penaggulangan kemiskinan juga akan berjalan dengan baik,”tuturnya.

    Agar program ini dapat terealisasi dengan baik, Jufri berharap PT Pos tetap berkoordinasi dengan dinas terkait melalui Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (UPPKH) Kab.Tana Toraja.

    Koordinator PKH Kabupaten Tana Toraja, Koldub Garking Gallan, S.Hut, dalam laporannya menyampaikan bahwa Program Keluarga Harapan merupakan program bantuan tunai bersyarat kepada keluarga sangat miskin yang berkaitan dengan persyaratan pendidikan dan kesehatan.

    “Kesinambungan dari program ini akan berkontribusi dalam mempercepat pencapaian tujuan pembangunan Millenium Development Goal's (MDGs). setidaknya ada 5 komponen tujuan pembangunan Millennium yang didukung melalui PKH yaitu penanggulangan kemiskinan ekstrim, Pencapaian Pendidikan Dasar, Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan, pengurangan angka kematian anak serta peningkatan kesehatan ibu,” kata Koldub.

    Sebanyak Rp. 3.836.487.500 dana Triwulan IV tahun 2015 akan disalurkan kepada 5.902 KSM yang tersebar di 13 Kecamatan dari 19 Kecamatan di Kabupaten Tana Toraja sedang untuk enam Kecamatan yaitu Sangalla’, Sangalla’ Utara, Sangalla’ Selatan, Makale Utara, Kurra dan Saluputti masih menunggu data bayar dari pusat.
    Untuk kecamatan Makale sendiri, sebanyak Rp.195.175.000,-akan disalurkan bagi 279 KSM.

    PKH oleh pemerintah pusat merupakan program nasional yang sudah dimulai sejak tahun 2007.Sedangkan penerima manfaat dari Program PKH tidak menerima dalam jumlah yang sama, karena masing-masing disesuaikan dengan komponen yang ada di masing-masing KK. “Jumlah penerimaan PKH tidak akan sama bagi setiap KSM, ini diakibatkan komponen antar KSM berbeda-beda”terangnya.

    PKH adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM), selama keluarga tersebut memenuhi kewajibannya.

  • PKH diarahkan untuk membantu kelompok sangat miskin dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan, selain memberikan kemampuan kepada keluarga untuk meningkatkan pengeluaran konsumsi.
  • PKH diharapkan dapat mengubah perilaku Keluarga Sangat Miskin untuk memeriksakan ibu hamil / Nifas / Balita ke fasilitas kesehatan, dan mengirimkan anak ke sekolah dan fasilitas pendidikan.
  • Dalam jangka panjang, PKH diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi.



  • (Fuad A)

    1 komentar:

    1. Terima kasih PNPM, sudah berbagi informasi. Sukses selalu n salama'..

      BalasHapus

    Silahkan Tuliskan Komentar anda di sini......!!!!!!