Jumat, 03 Juni 2011

Kepala Desa Menolak Serah Terima Proyek PNPM

Kepala Desa Sialang, Kecamatan Tungkal Tungkal Ilir, Tanjabar, Jambi, Saman menolak penandatangan serah terima Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tahun 2010 lalu.

Dia menganggap proyek tersebut belum selesai 100 persen.

Saman mengatakan, proyek tersebut berupa pembangunan tiga ruang madrasah yang berlokasi di Parit Semau. Alasan tidak mau menandatangai serah terima, lanjutnya, berdasarkan aspirasi dari masyarakat.

"Pembangunannya tidak sampai seratus persen, saya tidak mau disalahkan masyarakat karena ini aspirasi dari masyarakat," katanya kepada Tribunjambi.com, Minggu (29/5/2011).

Menurutnya, beberapa pembangunan seperti plester lantai, water closed (WC), tempat pembuangan, dan juga pembuatan keramik bagian depan belum dikerjakan. Padahal anggaran pembangunan madrasah itu bernilai hingga Rp 300 juta

"Masyarakat saya tidak puas. Kita bukan menghambat. Tapi karena belum selesai 100 persen, makanya belum ada serah terima," ujarnya.

Sementara itu, Pembina PNPM di Kecamatan Tungkal Ilir, Jamil Qumri mengatakan, proyek PNMP tahun 2010 di Tanjabbar seharusnya sudah selesai laporannya pada April 2011 lalu.

Mengenai persoalan pembangunan madrasah di Parit Semua, Desa Sialang, memang terjadi keterlambatan pembangunan. Waktu laporan kesiapan fisik pembangunan juga diperpanjang hingga April

Mengenai belum selesainya proyek PNPM tahun 2010 lalu, juga dibenarkan Ketua Pejabat Operasional Kegiatan (PJOK) Saefuddin. Dia menjelaskan, belum selesainya pekerjaan pembangunan tiga ruangan madrasah akibat kekurangan anggara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Tuliskan Komentar anda di sini......!!!!!!